Bismillah

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

run text

LP2MP PITH GEMA NURANI Jl.Raya Kaliabang Tengah No.75 B Bekasi 17125 Phone 021 88871329 **Ikhlas Melayani Mendidik Sepenuh Hati** I Rguler I International I Accelaration

Cari

Ramadhan

E-Learning

Jumat, 28 April 2017

TEKNIK MENGATASI SISWA SUPAYA TIDAK RIBUT DENGAN PENUH WIBAWA

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat siang dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia dimanapun anda berada....

Berikut adalah informasi terbaru infokemendikbud.com tentang teknik jitu mengatasi siswa supaya tidak ribut dengan penuh wibawa.



Seorang guru yang baik ialah guru yang mampu mengajar siswanya dengan penuh kesabaran, keihklasan serta ketulusan hati. Namun, tentu hal itu memang tidak mudah. Oleh karena itu penulis memberikan saran agar para guru senantiasa selalu berusaha memberikan yang terbaik khususnya untuk para siswa, dan juga guru harus memiliki kewibawaan di dalam dirinya. Dengan hal ini, jika seorang guru memiliki kewibawaan yang terpancar dari dalam dirinya. Maka niscaya insya Allah siswa akan selalu patuh dan menuruti guru yang memiliki kewibawaan.

semoga dengan tulisan ini , guru-guru seluruh indonesia dapat dengan mudah mengkondisikan atau menguasai dan mengatur suasana kelas, agar tercipta suasana belajar yang kondusif dan menarik.

Dalam konsep pembelajaran kuantum kita mengenal prinsip bahwa semuanya bertujuan.
Ini berarti bahwa dalam proses pembelajaran harus diupayakan agar semuanya bertujuan bagi terselenggaranya pembelajaran yang efektif, baik yang terkait dengan komunikasi maupun benda-benda di kelas.

Siswa ribut biasanya ada sesuatu yang tidak beres dengan proses pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru. Atau, ada sesuatu yang lebih menarik bagi siswa dibanding proses pembelajaran. Itu sebabnya, maka hal yang membuat siswa lebih tertarik itu harus didayagunakan untuk mendukung proses pembelajaran.

Guru harus mampu membaca suasana hati siswa ketika mengajar, kemudian menyesuaikan aktivitas pembelajaran dengan suasana hati siswa. Ini penting, agar proses pembelajaran berlangsung mulus.

Idealnya, guru menyesuaikan proses pembelajaran dengan suasana hati setiap siswa di kelas. Namun ini agaknya tidak mungkin. Oleh karena itu cukuplah jika guru menyesuaikan proses pembelajaran dengan suasana hati sebagian besar siswa di kelas.

Bagaimana caranya? 

Pertama, masukilah dunia siswa. Guru dapat memasuki dunia siswa dalam pembelajaran melalui pertanyaan pancingan yang mengarah pada sesuatu yang sedang menjadi topik perbincangan siswa. Atau, guru mencermati apa yang sedang menarik perhatian siswa, kemudian membicarakan sesuatu yang menarik dari apa yang diperhatikan siswa tersebut. Sebentar saja. Tujuannya adalah untuk membawa siswa kepada pelajaran.

Selanjutnya, cari hubungkan apa yang diperbincangkan tadi dengan materi pelajaran, sehingga siswa memberikan perhatian kepada pelajaran. Jangan dipaksakan! Jika sebentar saja perhatian siswa kembali ke hal di luar pelajaran, maka berarti pelajaran hari itu memang tidak menarik bagi siswa.

Dalam situasi seperti ini guru harus cerdas dan kreatif untuk mengubah pelajaran yang tidak menarik itu menjadi menarik bagi siswa. Temukan, apakah karena metode yang tidak tepat, materi yang terlalu sulit, komunikasi yang monoton tidak menginspirasi, atau karena tidak digunakannya media pembelajaran yang sesuai.

Apabila sudah ditemukan penyebab tidak menariknya pelajaran bagi siswa (kalah menarik dibandingkan dengan situasi di luar kelas), maka segera temukan solusinya, dan terapkan dalam pembelajaran.

Anda akan menemukan bahwa sebenarnya tidak sulit mengelola situasi di kelas agar fokus pada pembelajaran ketika kita memang sudah mencintai pekerjaan kita, mencintai murid-murid kita, dan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan dan keberhasilan murid-murid kita.


Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www.infokemendikbud.com . Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.

Selasa, 25 April 2017

INFO GURU

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Bpk/Ibu :

Berdasarkan PERMEN No 53/2015 dinyatakan tidak BERLAKU dan dirubah mnjdi PERMEN No 23/2016 tentang PENILAIAN  revisi Kurikulum 13

1. Istilah KKM berubah istilah dengan KBM ( Ketuntasan Belajar Minimal )

2. Istilah UH berubah istilah dengan PH ( Penilaian Harian ).

3. Istilah UTS berubah istilah dengan PTS ( Penilaian Tengah Semester )

4. Istilah UAS berubah istilah dengan PAS ( Penilaian Akhir Semester ) Gasal/Genap

5. Istilah UKK berubah PAT ( Penilaian Akhir Tahun )
PAT materi soalnya meliputi semester GANJIL 25 % dan semester *GENAP 75 %

> KENAIKAN KELAS LIHAT KBM ( 60 )
a. Semester Ganjil   = 55
b. Semester Genap = 65
--------------------------------------
120 : 2 = 60 Tuntas
--------------------------------------

Siswa dinyatakan TIDAK NAIK KELAS

1. Terdapat 3 nilai Mapel yang KBMnya tidak TUNTAS.

2. Nilai Pengetahuan Ki.3 harus Tuntas.

3. Nilai Ketrampilan Ki.4 harus Tuntas.

4. Ki.1 dan Ki.2 harus BAIK.
KKM ( KBM ) semua mapel sama.


Ki 1 dan Ki 2 Observasi guru dalam jurnal yang ditulis yang KURANG dan yang AMAT BAIK 


1) Sikap dikatakan Tuntas, jika predikat minimal B (baik)

2) Pengetahuan  dan Keterampilan , dikatakan Tuntas jika predikat Minimal C.

3) K-13: Sebuah mapel dikatakan Tuntas , jika Pengetahuan dan keterampilan Tuntas.

4) 2006: Sebuah mapel dikatakan tuntas jika  pengetahuan dan keterampilan (jika ada keterampilan), dan sikap tuntas.

5) Tidak perlu bingung dg Prefikat C pada mapel Pengetahuan dan Keterampilan, krn C berarti sdh Tuntas.

6) Predikat untuk Pengetahuan dan Keterampilan, didasarkan pd KKM masing2 sekolah.
Contoh:

jika KBM 75,
 maka
< 75.     = D (tidak tuntas)
75-82.   = C (tuntas dg cukup)
83 - 90.  = B (tuntas dg baik)
91-100.  = A (tuntas dengan sangat baik)

7) Jadi jangan menaik-naikkan nilai untuk mengejar B, atau menurunkan KBM dari yg sdh ditetapkan masing2 sekolah.

8) Predikat pengetahuan dan keterampilan tidak berpengaruh pada SNMPTN.

REMIDI ---> Materi yang pernah diujikan.

1. Permendikbud No.20 Th 2016 tentang STANDAR KOPETENSI LULUSAN
( Permendikbud No.54 Th.2013 dinyatakan TIDAK BERLAKU ).

2. Permendikbud No.21 Th 2016 tentang STANDAR ISI PENDIDIKAN DASAR dan MENENGAH
( Permendikbud No.65 Th.2013 dinyatakan TIDAK BERLAKU ).

3. Permendikbud No.22 Th 2016 tentang STANDAR PENDIDIKAN DASAR dan MENENGAH
( Permendikbud No.54 Th.2013 dinyatakan TIDAK BERLAKU ).

4. Permendikbud No.23 Th 2016 tentang STANDAR PENILAIAN
( Permendikbud No.66 Th.2013 dan Permendikbud No.104 tahun 2014 dinyatakan TIDAK BERLAKU ).

3. Permendikbud No.24 Th 2016 tentang KOPETENSI INTI dan KOPETENSI DASAR

Mohon maaf saya membagikan ilmu pengetahuan  tentang kebijakan Revisi Kurikulum 13 serta dasar hukum peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan RI no.20.21.22.23.24 tahun 2016.
Monggo dipelajari apabila terdapat kesulitan koordinasikan dgn Pengawas Pembinanya

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Jumat, 17 Maret 2017

Pedofil Marak, Orang Tua Harus Batasi Unggah Foto Anak di Medsos



Jakarta - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam mengimbau setiap orang tua tak sembarang mengunggah foto anak di media sosial. Imbauan tersebut guna mengantisipasi kejahatan pedofil yang baru saja diungkap Polda Metro Jaya.

"Orang tua harus memahami apa itu bermedsos dan media berbasis siber. Tidak semua yang baik menurut kita pantas dilakukan di media sosial karena media sosial akan mudah diakses oleh seluruh orang. Kita harus tutup peluang tindak kejahatan akibat kita beraktivitas di media sosial karena media sosial untuk pertemanan dan komunikasi, bukan umbar hal-hal privat ke publik," ungkap Asrorun saat dihubungi, Rabu (15/3/2017) malam.

Asrorun mengatakan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam mengawasi perilaku anak, khususnya dalam bermain media sosial. Ada batasan usia minimum untuk menggunakan media sosial.

"Peran orang tua, di samping secara aktif, juga memastikan usia layak untuk menggunakan, misal Facebook harus ada usia minimum. Jangan sampai karena faktor gagah-gagahan atau sosial memanipulasi usia sehingga bisa berdampak pada keselamatan anak. Seperti ini orang tua punya tanggung jawab," terang Asrorun.

Orang tua diimbau memberikan edukasi kepada anak saat menggunakan gadget. Situs-situs berkonten pornografi juga harus diblok agar anak-anak tidak terpengaruh.

"Saat memberi fasilitas gadget dan sejenisnya dengan memberikan pemahaman mengenai penggunaan untuk hal yang positif. Mengantisipasi dampak buruk dengan ada parental guide memblok beberapa akses terhadap situs yang berbahaya, bisa situs pornografi, kekerasan, dan lain sebagainya," tandasnya.

Sementara itu, sebagai langkah antisipasi, penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur harus diawasi. Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist M Sirait mengimbau orang tua tidak perlu membuat akun media sosial untuk anak-anak.

"Itu berlebihan, anak-anak memang membutuhkan informasi, tapi harus sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak. Boleh saja komunikasi, tetapi tidak harus membuat akun Facebook. Demi penyelamatan anak-anak seperti memberikan detail si anak itu seperti apa, itu nggak perlu," ujar Arist saat dimintai konfirmasi terpisah.

Fungsi keluarga, kata Arist, sangat berdampak terhadap tumbuh kembang anak. Orang tua diimbau waspada terhadap perubahan perilaku anak.

"Saya mengimbau masyarakat yang gandrung teknologi agar tidak mudah share gambar anaknya sendiri, baik itu sejak lahir hingga remaja. Pornografi tidak harus penetrasi, anak 2 tahun telanjang saja bisa jadi membuat orang terangsang, bisa untuk dijadikan kebutuhan biologis," pungkas Arist.

Sebelumnya, Subdirektorat Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar jaringan pornografi anak melalui grup Facebook yang terhubung dengan sindikat internasional dari sembilan negara.

Grup dengan nama 'Official Loly Candy's Group 18+' ini berdiri sejak September 2016. Grup tersebut beranggotakan 7.497 orang. Anggota mereka bukan hanya WNI, tapi juga warga negara asing yang memiliki orientasi seksual yang sama. (dkp/nkn)
https://news.detik.com/berita/3448070/pedofil-marak-orang-tua-harus-batasi-unggah-foto-anak-di-medsos?utm_source=facebook&utm_medium=oa&utm_content=detikcom&utm_campaign=cmssocmed

INILAH 20 METODE MENGAJAR AGAR JADI GURU KEREN DAN BEKEN MENURUT DR. M. SYAFII ANTONIO, M.EC

Assalamu'alaikum wr.wb. selamat sore dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia dimanapun anda berada.....sangat penting untuk diketahui berikut adalah informasi terbaru infokemendikbud.com tentang 20 metode mengajar agar jadi guru 'keren dan beken menurut Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec.

Sukses menjadi guru tak semata-mata karena menenteng ijazah dari fakultas keguruan atau mendapat sertifikasi profesional. Guru keren di mata dan hati siswa juga beken dan dijadikan favorit karena metode mengajar asyik dan menarik. Mau tahu 20 metode mengajar yang telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW ?  

Salah satu faktor penting kejayaan pendidikan Rasulullah SAW adalah karena beliau menjadikan dirinya sebagai model dan teladan bagi umatnya. Tentu, guru yang baik seharusnya menjadi teladan dan model bagi siswanya. Ucapan dan tindakan guru harus sejalan dan sejujurnya. 

Ingat ungkapan ini 'jangan ada dusta diantara guru dan siswa'.  Nio Gwan Chung (Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec) dalam bukunya Muhammad SAW The Super Leader Super Manager menuliskan 20 metode dan teknik pengajaran sebagai 'holistic learning methods', yaitu :

 1. Learning conditioning (meminta diam untuk mengingatkan, menyeru secara langsung dan perintah untuk menyimak dan diam dengan cara tidak langsung);  

2. Active interaction (interaksi pendengaran : teknik berbicara, tidak bertele-tele pada ucapan dan tidak terlalu bernada puitis, memperhatikan intonasi, diam sebentar ditengah-tengah penjelasan; interaksi pandangan : eye contact dalam mengajar, memanfaatkan ekspresi wajah, tersenyum); 

3. Applied-learning (metode praktikum yang diterapkan oleh guru dan yang dilakukan oleh siswa); 

4. Scanning and levelling (memahami siswa secara individu sesuai tingkat kecerdasannya);  

5. Discussion and feed-back (metode yang logis dalam memberikan jawaban dan membuat contoh sederhana yang mudah dipahami);  

6. Story telling (bercerita);  

7. Analogy and case study (memberikan perumpamaan dan studi kasus nyata di sekitar kehidupan);

8. Teaching and Motivating (meningkatkan gairah belajar dan rasa keingintahuan yang tinggi); 
9. Body language (membuat penyampaiannya bertambah terang, lebih pasti dan
jelas; menarik perhatian pendengar dan membuat makna yang dimaksud melekat pada pikiran; mempersingkat waktu); 
10. Picture and graph technology (penjelasan diperkuat dengan gambar atau tulisan); 
11. Reasoning and argumentation (mengungkapkan alasan akan memperjelas sesuatu yang sulit dan berat agar dipahami oleh siswa); 
12. Self reflection (memberi kesempatan kepada siswa untuk menjawab sendiri suatu pertanyaan agar siswa dapat mengoptimalkan kerja otak dan mengasah pikiran); 
13. Affirmation and repetition (pengulangan kalimat dan ucapan nama); 
14. Focus and point basis ( menggunakan teknik berdasarkan rumusan-rumusan besar atau poin akan membantu siswa dalam menyerap ilmu dan menjaganya dari lupa); 
15. Question and answer metodh (teknik bertanya untuk menarik perhatian pendengar dan membuat pendengar siap terhadap apa yang akan disampaikan kepadanya); 
16. Guessing with question (penting untuk memperkuat pemahaman dan memperbesar keingintahuan); 
17. Encouraging student to ask (guru memberikan kesempatan dan motivasi kepada siswa untuk berani mengajukan pertanyaan : bertanya dapat menghapus kebodohan serta memperbaiki pemahaman dan pemikiran dan menjadi alat evaluasi guru atas cara penyampaian pelajarannya); 
18. Wisdom in answering question (menyikapi orang-orang yang mengajukan pertanyaan sesuai dengan tingkat pengetahuannya; menyikapi si penyanya dengan sikap yang bermanfaat baginya); 
19. Commenting on student question (memberikan komentar terhadap jawaban siswa); 
20. Honesty (seorang guru harus menanamkan sikap mulia berani mengakui ketidaktahuan ke dalam diri siswanya. ucapan 'aku tidak tahu adalah bagian dari ilmu')

Sumber : http://www.liputan6.com/

Demikian berita dan informasi terkini yang dapat kami sampaikan. Silahkan like fanspagenya dan tetap kunjungi situs kami di www.infokemendikbud.com . Kami senantiasa memberikan berita dan informasi terupdate dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber  terpercaya. Terima Kasih atas kunjungan anda semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat.




Senin, 31 Oktober 2016

PENDAFTARAN PSB ONLINE GEMA NURANI TELAH DIBUKA


Daftarkan Putra Putri Ayah Bunda Via PSB Online Gema Nurani 
Ayah Bunda segera daftarkan putra putrinya melalui LINK PSB di bawah ini: 

2. SDIT Bilingual & Akselerasi: https://cloud.sisko-online.com/psb/id4033 

Untuk informasi mengenai sekolah dapat diakses melalui berita.gemanurani-bks.sch.id Bagi Ayah dan Bunda yang ingin mendaftarkan putra putrinya bersekolah di Sekolah Islam Gema Nurani dapat langsung melalui sistem PSB online kami. Biaya formulir pendaftaran dan tes sebesar Rp. 300.000,- dibayarkan melalui transfer ke rekening BANK MANDIRI SYARIAH (kode 451) 1300013003 a.n YAYASAN ASASI INDONESIA, konfirmasi lebih lanjut Ayah dan Bunda dapat menghubungi bagian Humas atau datang ke sekolah. 

Humas: Bu RINA 0812 9709 8124 


Untuk informasi biaya bisa datang langsung ke Humas di Gedung YAASIN Sekolah Gema Nurani yang beralamat di Jalan Raya Kaliabang Tengah No. 75 B Bekasi Utara Sekolah Islam Gema Nurani - Ikhlas Melayani Menddik Sepenuh Hati 




Rabu, 28 September 2016

Yayasan Asasi Indonesia, PITH Gema Nurani Berkhidmat



Yayasan Asasi Indonesia
Perguruan Islam Terpadu Holistik  Gema Nurani
Integrated and Holistic Islamic School

Hadhonah, Preschool, Primary, Junior High School, Senoir High School, Diploma

Visi :
Menjadi Sekolah Islam Rujukan Tingkat Nasional

Misi :
Mengembangkan Potensi siswa secara seimbang, terpadu dan menyeluruh berkarakter islami, berdaya saing global, berjiwa enterpreneur dan unggul menuju generasi Rabbani sebagai khalifatullah fil ardh

Tujuan :
Menyiapkan pemimpin yang shaleh dan profesional.


1. Kampus A :  Al Fath
(TKIT 01)  Jln Pejuang IV Perum Pejuang Jaya Blok B No. 218 – 249 telp. 021 8874052
2. Kampus B :  Yaasin
PITH Gema Nurani (SDIT, SMPIT, SMAIT) Reguler . Jln. Kaliabang Tengah No 75 B Bekasi Utara Telp :   021  88871329 & 888688456
3. Kampus C :  AL Hamra
(GNIIS-BIC) > TKIT 02, SDIT, SMPIT International Jln. Kaliabang Tengah Bekasi Utara Tlpn 021 888713229 & 888688456
4. Kampus D : IHES
    (TKIT 03) Kav. Taman Wisata Taman Cendrawasih Blok C 3 No 32, 33 Marakash
5. Kampus E : Al Fajr
( Hadhonah ) Ruko THB Blok A 12/13 kelurahan Pejuang
6. Kampus F : Al Hafidz
(Kauny Quantum Gema Nurani) Jln. Cempaka Blok OB No 1A Harapan Indah
7. Kampus G : Ar-Rahman
( TKIT 04 ) Mutiara Gading City Blok D2 No 28 - 30 Cluster Palermo)

Twitter : @gemanuranitwet


Sekolah Islam Gema Nurani merupakan lembaga pendidikan berbasis Islam terpadu yang memiliki tujuan membangun generasi Insan Kamil setiap anak didik. Kami percaya bahwa akademik dan Pendidikan Agama Islam merupakan hal yang berkaitan dalam pembentukan karakter seorang Muslim. Untuk menjadi Muslim yang unggul berkarakter islami, kami Sekolah Islam Gema Nurani membina dan mengarahkan anak didik agar memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional dan kecerdasan sosial. Dengan Quranic Generation Development Program sebagai sistem yang sedang diterapkan sebagai bagian upaya memfasilitasi para siswanya meraih prestasi dunia dan akhirat.  


Perguruan Islam Terpadu Holistik Gema Nurani membina beberapa Lembaga Pendidikan Formal dan Lembaga Pendidikan Non Formal yang terbagi sebagai berikut:

Lembaga Pendidikan Formal
1.    Gema Nurani Integrated Islamic School Based International Class
2.    KB-TKIT Gema Nurani
3.    Gema Nurani Semi Natural Pre School (TKIT 02 Semi Alam)
4.    SDIT Gema Nurani
5.    SMPIT  Gema Nurani
6.    SMAIT Gema Nurani

Lembaga Pendidikan Non Formal
1.    Bimbingan Test dan Konsultasi Belajar (BTKB) Genius
2.    Genius National Computer Centre (GNCC)
3.    Genius International Language Centre (GILC)
4.    Natural Education for Building Leadership (Nebula) Outbound Camp
5.    Lembaga Tahfidzul Qur’an (LTQ)

Latar Belakang
Yayasan Asasi Indonesia didirikan pada tahun 1989 di Jakarta dan disahkan melalui Notaris FJ Mawati pada tanggal 8 Oktober 1989. Memiliki 6 divisi; yaitu: Divisi Pendidikan dan Pelatihan, Divisi Pengembangan Ekonomi dan Kemasyarakatan, Divisi Pengembangan Sumber Daya Insani, Divisi Pengkajian dan Pengembangan Dakwah, Divisi Pembinaan Kesehatan Masyaraka, serta Divisi Pengembangan Yayasan dan Humas.

Dari keenam divisi yang dimiliki Yayasan Asasi Indonesia, Divisi Pendidikan dan Pelatihan merealisasikan program dengan mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang dibentuk pada tanggal 10 November 1989 di Bekasi melalui Surat Keputusan nomor I.002/YAASIN/B/XI/1989 yang dikenal dengan nama Perguruan Islam Terpadu Gema Nurani (PIT Gema Nurani).

Pada tahun 1994 pusat kegiatan Yayasan Asasi Indonesia dipindahkan ke Kota Bekasi yang beralamat di Perumahan Pejuang Jaya. Bersamaan dengan itu berganti Notaris dari Ny. Hj. Siti Komariah, S.H. dengan Akte Notaris Nomor 62 pada tanggal 13 Mei 1994. Selanjutnya, untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Yayasan dengan UU Nomor 28 Tahun 2004 Pasal 7 ayat 3 tentang perubahan UU Nomor 16 Tahun 2001 tentang yayasan, dilakukan kembali perubahan Akte Notaris Yayasann dengan Akte Notaris No. 02 Tahun 2008 dan mempercayakan pada Notaris Nurdjaya, S.H.

Seiring berjalannya waktu, guna meningkatkan mutu pendidikan dan menjalin hubungan secara nasional dan internasional, Perguruan Islam Terpadu Gema Nurani telah bekerja sama dengan World Media Service (WMS) Education Content Expert Organization of Islamic Conference (OIC) dan menandatangani MoU pada tanggal 24 November 2008 di Bekasi.

Founder Yayasan Asasi Indonesia

DR. H. Miswar Nur, M.Pd dan Dra. Hj. Asmida, M.Pd

FanPage Gema Nurani

Elly Risman

Daftar WebBlog

Berita Gema Nurani

Daftar Post WebBlog

PSB Gema Nurani

Birru Walidain

Perjuangan anak agar bisa sekolah

Sedih sampai nagis tengok ni..

Dikirim oleh Puteri Tiara Elisha pada 15 Januari 2015

Surau TV

Perjuangan Anak Agar Bisa Bersekolah

Sedih sampai nagis tengok ni..

Dikirim oleh Puteri Tiara Elisha pada 15 Januari 2015

lp2mp

lp2mp

Presentasi

Cari

Perjuangan

Perlombaan ini Seru Banget Nih!

Dikirim oleh Videofb pada 4 April 2016

...